Pengasuhan Anak Membangun Kemitraan dengan Keluarga

KELUARGA adalah sebuah kelompok sosial yang unik yang mempunyai kebersamaan seperti pertalian darah/ikatan keluarga, emosional,memberikan perhatian/asuhan, tujuan orientasi kepentingan dan memberikan asuhan untuk berkembang. (Bentler et. Al, 1989). Keluarga sebagai pendidik yang pertama dan utama.
Anak merupakan anugerah yang di berikan Tuhan kepada kita yang wajib di syukuri, karena anak merupakan penerus keturunan kita baik di lingkungan keluarga, masyarakat maupun negara. John lock dalam bukunya Tabularasa mengatakan bahwa anak di lahirkan seperti kertas putih. Oleh sebab itu, faktor lingkungan sangat besar pengaruhnya terhadap perkembangan anak.
Peran pendidikan dalam keluarga dan masyarakat sangatlah penting, karena melalui pendidikan di keluarga akan menentukan suatu karakter anak dan masa depannya.
Beberapa definisi tentang pengasuhan ( Brooks, 2001).

  • Pengasuhan bertujuan untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal, baik secara fisik, mental maupun social.
  • Pengasuhan merupakan sebuah proses interaksi yang terus menerus antara orang tua dengan anak.
  • Pengasuhan adalah sebuah proses sosialisasi.
  • sebagai sebuah proses interaksi dan sosialisasi proses pengasuhan tidak bisa dilepaskan dari sosial budaya dimana anak dibesarkan.
    Tugas dan tanggung jawab orang tua dalam keluarga terhadap pendidikan anak-anaknya
  1. Harus lebih bersifat pembentukan watak da budi pekerti
  2. latihan keterampilan dan pendidikan kesosialan, seperti tolong menolong, bersama-sama menjaga kebersihan rumah, menjaga kesehatan dan ketentraman rumah tangga dan sejenisnya.
  3. Penanaman sikap dan nilai hidup pengembangan bakat dan minat serta pembinaan bakat dan kepribadian

Orangtua (ayah dan ibu) merupakan figur yang sangat berpengaruh dalam pertumbuhan dan perkembangan seorang anak, karena merekalah sebagai pembentuk karakter dasar seorang anak setelah lahir. Mereka juga sebagai guru pertama dalam kehidupan anak, karena perannya dalam memperkenalkan nama-nama, jenis-jenis kata, etika, sopan santun dan lain-lain, bagi mereka.
Pengasuhan / Parenting erat kaitannya dengan kemampuan suatu keluarga/ rumah tangga dan komunitas dalam hal memberikan perhatian, waktu dan dukungan untuk memenuhi kebutuhan fisik, mental, dan sosial anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan serta bagi anggota keluarga lainnya (ICN 1992 dalam Engel et al, 1997) dan (Hoghughi, 2004)
Menurut Hoghughi pengasuhan tidak menekankan pada siapa (pelaku) namun lebih menekankan pada aktifitas dari perkembangan dan pendidikan anak. Pengasuhan Meliputi :

  1. Pengasuhan Fisik
  2. Pengasuhan Emosi
  3. Pengasuhan Sosial
    Tujuannya agar anak dapat berkembang secara optimal dan dapat bertahan hidup dengan baik. Hal – hal yang harus diamati dan diperhatikan pada anak
    1) Kegiatan yang dilakukan anak
    2) Kata yang diucapkan anak
    3) Bahasa tubuh dan ekspresi wajah anak
    4) Bakat, minat anak
    Pengaruh keluarga memang sangat membekas pada diri anak, seperti yang diungkapkan oleh Dorothy Law. Ia mengatakan bahwa:
  • Bila anak hidup dalam kecaman, dia belajar mengutuk
  • Bila dia hidup dalam permusuhan dia belajar berkelahi
  • Bila dia hidup dalam ketakutan, dia belajar menjadi penakut
  • Bila dia hidup dikasihani, dia belajar mengasihani dirinya
  • Bila dia hidup dalam toleransi, dia belajar bersabar
  • Bila dia hidup dalam kecemburuan, dia belajar merasa bersalah
  • Bila dia hidup diejek, dia belajar menjadi malu
  • Bila dia hidup dipermalukan, dia belajar tidak yakin akan dirinya
  • Bila dia hidup dengan pujian, dia belajar menghargai
  • Bila dia hidup dengan penerimaan, dia belajar menyukai dirinya
  • Bila dia memperoleh pengakuan, dia belajar mempunyai tujuan
  • Bila dia hidup dalam kebijaksanaan, dia belajar menghargai keadilan
  • Bila dia hidup dalam kejujuran, dia belajar menghargai kebenaran
  • Bila dia hidup dalam suasana aman, dia belajar percaya akan dirinya
    Berdasarkan perlakuan orang tua terhadap anak tentu ada butir butir yang harus dihindari dan butir-butir yang perlu untuk dipertahankan.
    Kebisaaan menebar kecaman, permusuhan, ketakutan, kecemburuan, dan mempermalukan orang tua akan memperoleh anak yang juga gemar untuk mengutuk, berkelahi, menjadi penakut, merasa bersalah, dan tidak yakin akan dirinya.
    Sebaliknya orang tua yang membudayakan sikap toleransi, pujian, penerimaan, pengakuan, kebijaksanaan, kejujuran dan suasana aman maka akan diperoleh anak yang memiliki karakter suka bersabar, menghargai, menyukai dirinya, mempunyai tujuan, menghargai keadilan, menghargai kebenaran dan belajar percaya akan dirinya.

10 Pesan Anak Terhadap Orang Tua

  1. Tanganku masih kecil, tolong jangan mengharapkan kesempurnaan setiap kali kumerapikan tempat tidur,menggambar,menulis atau melempar bola.kakiku masih pendek,tolong perlambat agar ku bisa berjalan beriringan bersama ayah bunda.
  2. Mataku belum melihat dunia seperti ayah bunda lihat,tolong ijinkan kumenjelajahinya secara aman,jangan memberikan larangan yang tak perlu.
  3. Selalu akan ada saja pekerjaan dalam rumah tangga, ku masih kecil untuk waktu yg begitu singkat. tolong luangkan waktu lebih banyak untuk menjelaskan dunia yg ajaib ini dan lakukan secara tulus ikhlas.
  4. Perasaanku masih halus,tolong sensitif terhadap kebutuhan-kebutuhanku ,jangan memarahiku sepanjang hari karena pertanyaan-pertanyaan keingintahuan kami, perlakukan kami seperti ayah bunda ingin diperlakukan.
  5. Aku adalah hadiah istimewa dari TUHAN. Tolong perlakukanlah aku sebagai harta berharga,berikan bimbingan untuk semua tindakanku,berikan aku panduan tentang cara hidup dan berdisiplin dgn cara yg manis.
  6. Aku perlu dorongan dan pujian untuk tumbuh.tolong jgn cepat mencela.ayah bunda dapat mengkritik hal-hal yg kukerjakan tanpa mencela.
  7. Ijinkan Aku untuk gagal sehingga ku dapat belajar dari kesalahan-kesalahanku, lalu suatu hari kuakan siap untuk membuat keputusan yg dituntut hidup dariku.
  8. Tolong jangan pernah membandingkan aku dengan saudara-saudaraku apalagi dengan orang lain.
  9. Berliburlah bersamaku agar ku merasa Aku adalah istimewa untuk ayah dan bunda.
  10. Ajak ku beribadah secara teratur,beri contoh yg baik untuk kuteladani.

Category
Tags
No Tag

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *